Salah satu kebenaran paling mendasar dalam iman Kristiani adalah bahwa Allah adalah Kasih (1 Yoh 4:8). Kasih-Nya tidak bersyarat, tidak bergantung pada kelayakan kita, dan tidak pernah gagal.
Kasih yang Mendahului
"Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita" (1 Yoh 4:19). Inisiatif kasih selalu datang dari Allah. Bahkan ketika kita masih berdosa, Kristus telah mati untuk kita (Rm 5:8).
Respons Kita
Respons yang tepat terhadap kasih Allah adalah:
- Menerima kasih-Nya dengan rendah hati
- Mengasihi sesama sebagai buah dari kasih yang diterima
- Hidup dalam ketaatan kepada perintah-Nya